top of page

fueraabbott Group

Public·8 members

Contoh Soal Tap Universitas Terbuka




Contoh Soal Tap Universitas Terbuka


Contoh Soal Tap Universitas Terbuka




Tugas Akhir Program (TAP) adalah salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa program sarjana di Universitas Terbuka (UT). TAP bertujuan untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari dalam menyelesaikan masalah nyata di bidang studinya. TAP dilaksanakan dalam bentuk ujian uraian yang terdiri dari empat soal yang harus dijawab dalam waktu dua jam.


DOWNLOAD: https://urlcod.com/2w4f4b


Berikut adalah beberapa contoh soal TAP dari berbagai fakultas dan program studi di UT, beserta jawaban dan pembahasannya. Contoh soal ini diambil dari sumber resmi UT dan dapat digunakan sebagai bahan belajar dan persiapan menghadapi TAP.


Contoh Soal TAP FKIP




Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UT menyelenggarakan program studi S1 untuk berbagai bidang keilmuan, seperti pendidikan bahasa, pendidikan matematika, pendidikan kimia, pendidikan biologi, pendidikan fisika, pendidikan ekonomi, pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, pendidikan guru sekolah dasar, dan pendidikan guru pendidikan anak usia dini. Soal TAP FKIP UT mengangkat permasalahan nyata di dunia pendidikan yang harus diselesaikan oleh mahasiswa dengan menggunakan konsep-konsep teoritis dan praktis yang telah dipelajari.


Berikut adalah contoh soal TAP FKIP UT untuk program studi pendidikan bahasa Inggris, beserta jawaban dan pembahasannya.




No.


Soal


Jawaban


Pembahasan




1


Anda adalah seorang guru bahasa Inggris di sebuah SMA negeri di kota Anda. Anda diminta oleh kepala sekolah untuk membuat sebuah proposal penelitian tindakan kelas (PTK) yang berkaitan dengan pengajaran bahasa Inggris di sekolah Anda. Proposal PTK Anda harus memuat hal-hal berikut: a. Latar belakang masalah b. Rumusan masalah c. Tujuan penelitian d. Manfaat penelitian e. Kerangka teori f. Metode penelitian g. Jadwal kegiatan h. Daftar pustaka Tulislah proposal PTK Anda dengan menggunakan format yang sesuai!


Proposal Penelitian Tindakan Kelas Peningkatan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Siswa Kelas X melalui Metode Process Writing A. Latar Belakang Masalah Menulis adalah salah satu keterampilan berbahasa yang penting untuk dikuasai oleh siswa, karena menulis dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif. Menulis juga merupakan salah satu komponen yang dinilai dalam ujian nasional bahasa Inggris. Namun, kenyataannya banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menulis bahasa Inggris, baik dari segi isi, organisasi, tata bahasa, ejaan, maupun mekanika tulisan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: kurangnya motivasi siswa untuk menulis, kurangnya kesempatan siswa untuk berlatih menulis, kurangnya umpan balik dari guru atau teman sejawat, dan kurangnya penguasaan siswa terhadap aspek-aspek kebahasaan. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan metode process writing dalam pengajaran menulis bahasa Inggris. Metode process writing adalah metode yang menekankan pada proses penulisan, bukan hanya pada produk akhir. Metode ini melibatkan beberapa tahapan, yaitu: prewriting, drafting, revising, editing, dan publishing. Dengan metode ini, siswa diharapkan dapat menulis dengan lebih baik, karena mereka dapat merencanakan, mengembangkan, dan menyempurnakan tulisan mereka secara bertahap dengan bantuan dari guru dan teman sejawat. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris siswa kelas X melalui metode process writing. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, rumusan masalah yang dapat dirumuskan adalah sebagai berikut: Apakah penerapan metode process writing dapat meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris siswa kelas X di SMA Negeri ...? C. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan metode process writing dapat meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris siswa kelas X di SMA Negeri ... D. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Bagi siswa, penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris mereka, sehingga mereka dapat menulis dengan lebih baik, lebih percaya diri, dan lebih termotivasi. 2. Bagi guru, penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan masukan tentang efektivitas metode process writing dalam pengajaran menulis bahasa Inggris, sehingga guru dapat mengembangkan dan memperbaiki strategi pengajaran mereka. 3. Bagi sekolah, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah, sehingga dapat meningkatkan prestasi akademik siswa dan reputasi sekolah. 4. Bagi peneliti, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi profesional peneliti sebagai guru dan peneliti, serta sebagai syarat kelulusan program S1 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Terbuka. E. Kerangka Teori Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Menulis adalah proses mengkomunikasikan pikiran, perasaan, atau informasi kepada pembaca dengan menggunakan simbol-simbol bahasa yang tertulis (Brown, 2004: 335). 2. Keterampilan menulis bahasa Inggris adalah kemampuan untuk menghasilkan teks tertulis dalam bahasa Inggris yang sesuai dengan tujuan, audiens, genre, dan konteks komunikasi (Nunan, 2003: 88). 3. Metode process writing adalah metode pengajaran menulis yang menekankan pada proses penulisan, bukan hanya pada produk akhir. Metode ini melibatkan beberapa tahapan, yaitu: prewriting, drafting, revising, editing, dan publishing (Harmer, 2004: 86-87). 4. Peningkatan keterampilan menulis bahasa Inggris adalah perubahan positif dalam aspek-aspek kualitatif dan kuantitatif tulisan siswa dalam bahasa Inggris setelah mendapatkan perlakuan berupa penerapan metode process writing (Sugiyono, 2010: 5). F. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu metode penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan tujuan untuk memecahkan masalah atau meningkatkan kualitas pembelajaran (Arikunto dkk., 2006: 3). Metode PTK ini mengikuti model Kemmis dan McTaggart (1988) yang terdiri dari empat tahapan siklus, yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Setiap siklus dilakukan secara berulang-ulang sampai tercapai hasil yang diharapkan. Adapun langkah-langkah metode PTK yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Tah an penelitian (planning): Peneliti merencanakan segala sesuatu yang berkaitan dengan penelitian, seperti menentukan judul, latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, kerangka teori, metode penelitian, instrumen penelitian, subjek penelitian, tempat dan waktu penelitian, serta jadwal kegiatan. 2. Tahap pelaksanaan (acting): Peneliti melaksanakan penelitian sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Peneliti menerapkan metode process writing dalam pengajaran menulis bahasa Inggris kepada siswa kelas X di SMA Negeri ... Peneliti juga mengumpulkan data yang berkaitan dengan keterampilan menulis bahasa Inggris siswa sebelum dan sesudah perlakuan. 3. Tahap pengamatan (observing): Peneliti mengamati dan mencatat segala hal yang terjadi selama penelitian, seperti proses pembelajaran, perilaku siswa, kendala yang dihadapi, dan hasil yang dicapai. Peneliti juga menganalisis data yang telah dikumpulkan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. 4. Tahap refleksi (reflecting): Peneliti merefleksikan hasil pengamatan dan analisis data untuk mengetahui apakah tujuan penelitian telah tercapai atau tidak. Peneliti juga mengevaluasi kekuatan dan kelemahan penelitian, serta menyusun rekomendasi untuk perbaikan atau tindak lanjut. Adapun instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Tes menulis bahasa Inggris: Tes ini digunakan untuk mengukur keterampilan menulis bahasa Inggris siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Tes ini berbentuk uraian yang mengharuskan siswa menulis sebuah teks dalam bahasa Inggris dengan topik dan genre tertentu. Tes ini dinilai berdasarkan rubrik penilaian yang mencakup aspek-aspek isi, organisasi, tata bahasa, ejaan, dan mekanika tulisan. 2. Lembar observasi: Lembar ini digunakan untuk mengamati proses pembelajaran menulis bahasa Inggris dengan metode process writing. Lembar ini berisi indikator-indikator yang berkaitan dengan aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran, seperti pemberian materi, pemberian tugas, pemberian umpan balik, kerjasama antar siswa, dan keterlibatan siswa. 3. Angket: Angket ini digunakan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran menulis bahasa Inggris dengan metode process writing. Angket ini berisi pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan aspek-aspek motivasi, minat, kesulitan, kepuasan, dan hasil belajar siswa. Adapun subjek penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri ... yang berjumlah 40 orang. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik pemilihan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian (Sugiyono, 2010: 134). Adapun tempat dan waktu penelitian yang ditentukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: - Tempat penelitian: SMA Negeri ... di kota ... - Waktu penelitian: Semester genap tahun ajaran 2022/2023 Adapun jadwal kegiatan penelitian yang disusun dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: No. Kegiatan Waktu --- --- --- 1


About

Welcome to the group! You can connect with other members, ge...

Members

bottom of page